Perspektif Kaidah Fikih Gharar Terhadap Praktik Arisan Paket Hari Raya

Penulis

  • Yusup Supriatna Penulis

DOI:

https://doi.org/10.69578/mua.v5i2.4

Kata Kunci:

Arisan Hari Raya, Kaidah Fikih, Gharar

Abstrak

Arisan paket hari raya merupakan kegiatan sosial ekonomi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya melalui setoran uang secara berkala. Dalam praktiknya, peserta dan pengelola telah menyepakati nominal pembayaran serta paket yang diterima sejak awal pendaftaran. Namun, pada saat penyerahan terdapat perubahan harga dan ketidaksesuaian paket yang menimbulkan kerugian bagi sebagian peserta. Penelitian ini bertujuan mengetahui praktik arisan paket hari raya di Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, serta menganalisisnya berdasarkan kaidah fikih gharar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan normatif dan jenis penelitian lapangan (field research), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik arisan masih memiliki ketidakjelasan terkait waktu penyerahan, spesifikasi paket, dan perubahan harga. Namun, berdasarkan kaidah fikih gharar, ketidakpastian tersebut dikategorikan sebagai gharar yasir sehingga masih dapat ditoleransi dalam hukum Islam

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-28

Terbitan

Bagian

Articles